Generator proxy: semua opsinya
Tur lengkap halaman Generator proxy: negara dan benua, opsi lanjutan sampai zona waktu, rotating atau sticky, format output, jumlah baris, dan whitelist IP.
Generator proxy merakit username berparameter untukmu, lalu menyusunnya dalam format yang diminta tool-mu. Daftarnya diperbarui setiap kali opsi berubah, dan membuat daftar tidak memotong kuota: GB baru terpakai saat proxy benar-benar dipakai.
Lokasi: negara dan benua
Pilih negara dari daftar yang bisa dicari, atau pilih EU untuk 27 negara Uni Eropa sekaligus. Pilihan ini menambahkan -cc- ke username. Kalau cukup satu benua, pakai pilihan benua (-co-): Amerika Utara (NA), Amerika Selatan (SA), Eropa (EU), Asia (AS), Afrika (AF), Oseania (OC). Biarkan kosong untuk IP acak dari seluruh jaringan.
Opsi lanjutan
Bagian ini bisa dilipat dan berisi tiga kelompok. Semua filter berlaku bersamaan, jadi setiap tambahan mempersempit pilihan IP.
- Geografi: provinsi atau negara bagian (
-st-), kota (-ct-), kode pos (-pc-), wilayah metro AS (-dma-), ID kota GeoNames (-gid-), dan radius 1–100 km dari titik koordinat (-geo-). - Jaringan: nomor ASN (
-asn-) atau nama ISP (-isp-). Nama ISP otomatis diubah menjadi slug, misalnya T-Mobile menjaditmobile. - Zona waktu: nama IANA seperti Asia/Jakarta, yang ditulis
Asia.Jakartadi username.
Generator memeriksa format setiap kolom, misalnya kode wilayah maksimal 3 karakter atau radius 1–100 km, sebelum username dirakit. Penjelasan tiap parameter ada di Target negara, kota, sampai ISP.
Rotating atau sticky
Rotating memberi IP baru di setiap request. Karena rotasinya terjadi di jaringan, semua baris di mode ini identik. Satu baris sudah cukup; banyak baris hanya berguna untuk tool yang meminta daftar.
Sticky menahan IP yang sama selama TTL yang kamu isi, 1 sampai 86.400 detik (bawaan 60). Setiap baris mendapat ID sesi unik (-s-), jadi setiap baris adalah IP yang berbeda. Perbandingan lengkapnya ada di Sticky atau rotating.
Format output dan jumlah baris
Tersedia 6 format siap pakai, ditambah template sendiri dengan variabel {HOST}, {PORT}, {USER}, dan {PASS}. Contoh hasilnya untuk username dengan target Indonesia:
# user:pass@host:portUSERNAME-cc-ID:PASSWORD@proxy.waroengproxy.com:80# host:port:user:passproxy.waroengproxy.com:80:USERNAME-cc-ID:PASSWORD# URL http://http://USERNAME-cc-ID:PASSWORD@proxy.waroengproxy.com:80# URL socks5://socks5://USERNAME-cc-ID:PASSWORD@proxy.waroengproxy.com:80# user:passUSERNAME-cc-ID:PASSWORD# host:portproxy.waroengproxy.com:80
Jumlah baris bisa 1 sampai 50.000. Salin semuanya sekaligus atau unduh sebagai file .txt untuk dimuat ke tool-mu.
Whitelist IP
Di halaman yang sama ada whitelist untuk maksimal 3 alamat IPv4 atau IPv6. Koneksi dari alamat itu bisa memakai proxy tanpa username dan password. Kapan sebaiknya dipakai, baca Whitelist IP atau username/password?
Contoh: uji aplikasi berbasis lokasi
Misalnya kamu ingin memastikan halaman harga aplikasimu menampilkan mata uang yang benar di Indonesia, Singapura, dan Jerman. Buat satu baris sticky per negara, pasang di profil browser uji, lalu periksa tampilannya satu per satu. Untuk tes otomatis yang berjalan paralel, beri setiap worker ID sesi sendiri supaya tidak semuanya keluar dari IP yang sama.